Friday, August 26, 2005

Blog egois


Gua menghibur diri hari ini.

Malem ini gua sebetulnya lagi happy dengan menghibur diri ini. Kuping gua berkali2 dengerin BoA...The Show Must Go On, Kimochi wa Tsutawaru, ID; Peace B. Gua keketawaan sampe sesek, nonton School Rumble episode 16. Gua main Winning Eleven 8 terrruuus. Baca hasil J-League minggu ini, baca2 perkembangan timnas Jepang dan Korea Selatan.

Tadi jam 3 sampe jam 6 non-stop gua update foto2 dari Hitomi, back up HD, finally kirim foto2 ke Greg dan Joezer (belum ke Mama dan Tante Evie).

Kenapa gua berusaha keras menghibur diri begini:

Gua bt berat sama Indonesia. Gua baca Multiplynya Sigit (bukan Sigit brewok, Phar), kata dia susah banget bikin Testimony. Testimony buat Indonesia.

Gua tau banget rasanya jadi Tony Gunawan. Kenapa dia milih ke Amerika aja. Kenapa dia bermain buat timnas Amerika. Rasanya sementara dipuji media Gramedia karena identitas Indonesianya, dicerca media2 dan suara2 yg belum gua tau, yg bilang dia nggak nasionalis, mau menang sendiri.

Sekarang siapa yang mau menang sendiri? Dengan marah2 ke Marie Pangestu soal industri rotan? Marah2 dengan kenaikan BBM? Yang paling gua BENCI marah2 soal Aceh.

Gila, anjir banget minggu ini. Sucks banget jadi orang Indonesia. Dengan kurs rupiah, dengan polusi, dengan kriminalitas, dengan DPR IDIOT. Dengan laporan2 Internet yg melamban. Dengan ga dipakainya e-mail sebagai sarana komunikasi yang ekonomis, cepat dan fleksibel.

Akar gua di Indonesia, nggak ada bahasa yang gua kuasai dan gua pakai dengan nyaman selain Bahasa Indonesia. Gua seneng banget ngutak ngutik Bahasa Indonesia. Gua nggak ngebayangin gua bisa comfort tinggal di negara lain. Joke "Mario pasti seneng tinggal di Jepang" itu juga hei...seriously, pikir lu gimana?

Tapi ga fair banget begini. Ga fair banget kesulitannya kayak gini. Ga fair banget bakat dan cita2 tinggi gua terancam begini. Ga fair banget yang pegang media dan kekuasaan dan modal ga mau bergerak. Malaysia, sialan...ayo kejar Malaysia! Jangan mau kalah sama Malaysia dan RRC! Kenapa diem ajaaaaaaaa???? BOOOOODDDDDDDOOOOOOOO........

Terserahlah gimana hari ini. Toh gua juga udah ilfil sama amoy kapitalis. Tadi newsletter Arrow dateng lagi, benci gua. Benci sama apartment punya gereja ini. Komunitas upil-mu, komunitas dari mana, nyampah melulu ga pernah ditegur. Ngasih kesaksian tapi kamar awut2an. Pelayanan tapi buang sampah di lantai, kasian gua si Vincent tiap hari harus beresin.

Jadi hiduplah gua di dunia kecil ini. Sempit, semu, tapi hari ini gua happy. Udah sana yang di Jakarta...belilah apartment. Belilah mobil baru. Cetlah rambut jadi pirang. Sana ke Anyer, sana shopping ke Singapore. Perluas usaha, pake Mercy kapsul sebagai delivery truck *. Jangan peduli Kompas, jangan peduli Suara Anda di Metro. Bajingan semua, sok suci, cuma bisa macok. Sirik tanda tak mampu. Peduli amat Rupiah 11 ribu tanpa ada krisis ekonomi se-Asia. Peduli amat Polri menguatkan hubungan dengan FPI.
AYO BELANJA TERUUUUSSSSS.....nonton Liga Inggris terus...udah ga usah peduliin lagi ibu2 antre jerigen minyak tanah.

Ini titlenya aja blog egois. Dan gua betulan jadi bajingan di sini. Orang yang di posisi enak, dari puncak gunung Melbourne melihat ke semua kerajaan dunia. "Segala kuasa itu serta kemuliaannya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki" (Lukas 4: 6).

Seenaknya gua bilang "Indonesia, you suck!". JUTAAN ORANG HIDUP DI INDONESIA TIAP HARI, dan itulah hidup. Ga bisa restart. Ga bisa cancel. Ini bukan game. Ini hidup nyata. Lu yang baca blog ini juga di Indonesia. Berita yang gua baca di layar komputer gua adalah kenyataan di depan mata lu. Orang yang dibakar karena mencuri kambing betul berteriak kesakitan, seperti disayat2 seribu pisau. Onani bagi yang membakar, orgasme sesaat karena malamnya perutnya udah lapar lagi. Ga tau apa mereka meludah atau tertawa saat si anak 18 taun yang dibakar berteriak2 kesakitan. Dia bukan ke neraka tapi dia udah liat api neraka dan liat setan neraka. Hidup singkatnya diakhiri pembantaian oleh massa karena teriakan "Maling!". Gua di Melbourne ga mungkin membayangkan kenyataan hidup kayak gitu.

Udah, gua pasang fotonya BoA aja.

* Delivery trucknya Nelayan, sementara Blok M udah mau bangkrut. Salah sendiri bikin nasi goreng udah banyak pedes pula.

PS: Maaf bagi yg ingin comment mesti upacara dulu. Tapi daripada gua makin bt dapet spam...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home


Counters