Prodigy

This is a prodigy.
Kalo biasanya gua kurang menghargai diri, hari ini gua lagi sangat menghargai diri gua. Prestasi belajar gua (dalam kualitas) sangat memuaskan.
Gua gembira banget dengan presentasi tadi sore tentang Liang Qichao. Bukan hanya analisa tentang jurnal perjalanan, tapi gua fokus ke ide2nya tentang nasionalisme Cina, dengan Jepang sebagai model ideal. Dia 15 taun tinggal di Jepang, merasa diri seperti orang Jepang...ya seperti impian gua mungkin. Liang Qichao lewat ilmu politik, Alex Santos (libero timnas Jepang) lewat sepakbola.
Dan kontribusi gua di tutorial (sesudah presentasi) bener2 dipuji tutor. Kemaren gua dipuji tutor karena bukti pemahaman gua ke teori Darwinisme sosial. Ulangan minggu lalu dibalikin, gua dapet 9/10, tertinggi di kelas.
Sabtu lalu, kontribusi gua ke JFP. Kemaren juga gua diajak Tito ke seminar kebudayaan Indonesia di Uni Melbourne, pembicara Aminudin Siregar. Kemaren Bu Yanti puas dengan booking gua, cepet, efisien, pasti, bayar tuntas lagi ^^.
Dan gua membentur kenyataan hari Senen lalu. Gua berantem...debat kusir tepatnya...dengan orang yang bener ga punya otak dan kasar. Bener kata temen gua yang melerai...percuma gua bicara ke dia, karena dia nggak akan mau mendengar dan nggak akan considerate pada posisi gua. Dia nggak akan punya second thought.
Itulah, di saat gua akan kembali ke Indonesia ini, gua membentur lagi orang Indonesia yang kasar, culas, dan cupet. Dimana logika dan diskusi nggak jalan buat dia. Dia nggak punya agenda, nggak punya tujuan, hanya didorong oleh pikiran jelek dan naluri merusak. Karena dari kecil dia udah biasa hidup keras secara sosial (belum tentu secara ekonomi).
Bisa manusia liar seperti ini dapet apa yang gua belum dapet - pacar, kekayaan, pergaulan lepas.
Tapi apakah dia mendapatkan kasih sayang? Apakah dia mendapatkan pengetahuan?
Di magrib gerimis ini...ya kasih sayang gua dapatkan....Papa Mama, kakak, Greg, Dimas, Tito, Kaz, dosen-dosen dan tutor-tutor gua, Jessica, Elise, Indri...
Di magrib gerimis ini.....pengetahuan gua dapatkan.
0 Comments:
Post a Comment
<< Home