Mario no Hibi

Wednesday, June 28, 2006

Cewek fasis

Gua lagi nyari cewek fasis nih, setelah mikir kalo Cartman (South Park) dan Stewie (Family Guy), dua-duanya fasis, adalah karakter favorit penonton. Haruhi Suzumiya rada mendekati.

Motoko Kusanagi (Ghost in the Shell)...konservatif biasa. Mungkin kapitalis alat (halo Tan Malaka). Jelas Motoko itu secara sosial liberal (dengan temen2 ceweknya).

Anti-Fasis udah ketemu, Anna. Di Melbourne...Vonny...ga, dia cuma neo konservatif.
Jelas lebih enak cari cewek liberal demokrat, tapi konomama kok kayaknya lebih sulit.

Katanya Goenawan Mohammad (waktu masih jaman Soeharto): No woman doesn't love fascism.

Listening to: Sak N Ryeon - I Dream of You

Tuesday, June 27, 2006

Totti (90+5' p)

Rasakan penalti injury time ini, Meneer Hiddink. Pedih. Sepedih gol yang dianulir 4 tahun yang lalu (parodi Pengkhianatan G30S/PKI, buat anak yg kurang akrab sama film garing n sadis itu).
Yah itung2 penalti haknya Jepang waktu Moniwa dijegal Cahill.

Lagian kayak Ostrali mana pantes ke perempat final..lawannya Ukraina lagi. Enak aje. Pikir2 memang cuma bisa menang lawan Jepang yg mainnya bego (makanya gua nyalahin abis...kalo udah jadi 4-4-2 di menit 75 terus Yanagisawa diganti Oguro...duh Zico bego banget).

Ole brazil! ole ghana! ole espana! ole porto!

Dan ganbatte Jerman dan Inggris. Kepercayaan Gregorius Krishna (sp) dan William Wibowo di tangan kalian.

Listening to: Aya Hirano - Bouken Bouken Desho?

PS: Mar, lu bukannya karena dulu Hiddink ngelatih Korea, terus bilang golnya Totti dan Morientes yg dianulir emang sah2 aja dianulir?

iya. Sekarang Hiddink kan ga ngelatih Korea lagi.

O ya, golnya Nakamura sah aja. Schwarzer aja bego nabrak Yanagisawa...dan masa sih Jerman kuli gitu bisa jatoh nabrak Jepang mungil.

Wednesday, June 21, 2006

Nonton World Cup di Hong Kong

Shopping malls are packed overnight with some installing massage chairs to encourage people to stay for late matches. One mall has sleeping bags and shower facilities available for shoppers who spend more than HK$1,000 ($A175). Cheerleaders on a stage throw giant balls into a seated audience before the game begins.

Friday, June 16, 2006

Love Cook

Hmmm mood gua lagi biasa aja, tapi yah gua nulis dengan nyantai aja, ala Greg. Mungkin lebih ke 'what happened today' ketimbang refleksi jauh. Memang sekarang gua ga bisa nulis yg terlalu dalem di Friendster. Pembaca lebih banyak tapi yah gua mesti jaga rahasia juga hehe...dari kayak Anissa misalnya.

Rapat JfP di rumah environmentalist Aussie (model2 Phoebenya Friends). Di trem ketemu Anna sama Ai, Ai ini di Jepang disebutnya 'fretter'...sengaja males cari kerja di Jepang, di Ostrali juga pengangguran, yah WN Jepang dapet visa setaun plus ijin kerja sih Ostrali. Denger dia ngobrol lama, Inggrisnya ternyata patah2 juga.

Di rumah situ digelapin, diterangin lilin aja sama lampu dapur. Romantis sih jadinya. Abis taro tas gua aktif nyari kerja di dapur, partly males diem di ruang tengah partly pengen deket Anna. Makan malemnya rumahan Jepang...ada nasi pake gandum sama chestnut, telor acak dimasak sama bitter melon, kimchi udon, salad Jepang....minumnya gua sangka juice anggur taunya teh item dingin pait. Kejam.

Yah minim daging cuma sehat dan yah itulah Jepang, kok pas terus di lidah.

Anna...kalo dari pandangan dunia dan pola pikirnya, cuma bisa temenan sama dia. Sama2 suka politik cuma ya pandangannya liberal pandangan kiri, gua yah liberal pandangan kanan. Yang jelas gua jauh lebih suka Jepang ketimbang dia. Dia nanya gimana gua ngatasin stress gua, gua lupa waktu itu jawaban utama: being an egoistic bastard...tapi yah gua bilang ke dia apapun yg ngingetin dan berhubungan sama Asia. Memang gua bikin dunia Asia Timur gua dengan segala cara, termasuk ngumpul sama mereka.

Tapi tiap gua mikir gua ga ketarik Anna dari pandangannya, gua ketarik Anna dari personalitynya. Dia selalu ngajak ngobrol gua, ngebantuin gua...terus yah gua bit happy buat dessertnya ada kue bentuk hati. Gua ngambil satu potong, Anna ambil satu potong lagi. Ayaah anime banget.

Chat sama Anissa makin easygoing, adaa aja yang diomongin. Gua sadar sih gebetannya, orang Indonesia udah kerja di Melbourne, Juli nanti ke Indonesia. Yah come what may, gua percaya gimanapun twistnya good things come in the end. Sambil gua masih ngatasin yang di depan mata - kuliah gua. Sambil gua membangun pertemanan sama Anna dan Anissa. Dan again masa depan di Indonesia atau bagian Asia lainnya begitu luas. Again, siapa sangka gua bisa deket sama seorang ce Jepang dan sama ce dari sekolah elit di Jakarta?

Wednesday, June 14, 2006

Sampah

Saturday, June 10, 2006

Tokyo Jihen - Kabuki



Note about pic: CD Photoshop gua ada di Bandung, buat laptop baru ini pake Google Picasa. Sayang belum bisa proses .png, default screencapnya VLC Player.

Would you like some fun or no?
Have you got something to hide?
Do you want to know our secrets?
Oh, I don't remember, really.

It's coming. It's definitely, coming.
Don't you interrupt me, who are you?
I am so tired. You are pissing me off.
But doesn't matter, we are lenient, you see.

Would you like some more, or not?
Have you got someone to hate?
Do you want to know our secrets?
Oops, sorry we don't have any.
It's coming, it's so coming
Never interrupt me, who the fuck are you?

I am so tired, you're pissing me off.
But it doesn't matter, we are lenient, you see.
You can join us, come on, you have to
It's ridiculous to shy, who are you?

Ah yes! So sweet, very sumptous
Hey, listen up, we are all incidents.

Thursday, June 08, 2006

Golden Week: Jumat 26 Mei

Listening to: Lee Soo Young: Grace

Siangnya gua ngapain ya? Yg gua inget gua ke Myer, terus tidur siang, sorenya ketemu Maya sama temennya, Mbak Arum.

Ngopi di Addix, baru buka di deket Swanston-Bourke St. Gua minum teh namanya hmm kok lupa, ada Geishanya. Teh hijau dengan wangi strawberry, kayak bibirnya Geisha. Langsung cocok ngobrol sama Mbak Arum, dia ngambil Communications di Monash. Maya mau makan di Blok M. Waktu ke toilet gua telp Sabrina nanya gimana caranya ke Blok M, hehe.

Tapi dari ngobrol2 waktu jalan ke stopan trem, jadinya ke Gandaria di Lygon St. Kebetulan gua belum pernah ke sana, Maya juga. Memang dari dulu kalo ke Gandaria gua pengennya sama orang lain.

Di sana ga ada siapa2. Lagu2 yg dipasang lagu 90an, kita nyanyi2. Yah gua inget masa SMA. Mula2 kita pesen tempe penyet, aduh enaknya. Nah karena kita makan, mulai deh orang satu2 masuk dan makan. Gua makan nasi gorengnya...Cina banget. Putih, bumbunya merica doang.

Rada kecewa juga sih, biarpun es kelapa mudanya enak. Apalagi inget William makan di Vietnam Noodle House (er, maybe that's the name), disajikan di gelas plastik dengan sedotan.
Ngobrol2 lama, gila ternyata kita open banget. Gua enjoy banget. Abis makan (CDnya akhirnya ngageol ga ada yang beresin malang. Juga yah ngobrol kita rada terganggu om2 sebelah kita ngobrol sama yg punya Gandaria soal kita sebagai orang Kristiani menanggapi Da Vinci Code. People, again, that's a friggin fiction, ok?)

Terus kita makan es krim di Fredo Gelato, populer sama anak Asia. Well, award 'kesopanan' buat anak Indonesia yang lama ngeliatin kita, megangin kursi, terus waktu kita liat cuma ngomong 'Dipake ga?!'. Kembali kita hadiahi mereka dengan obrolan uncut uncensored unrated.

Berhari2 kemudian kata Maya gua paling relax di malem itu. Karena gua merasa nyaman banget, karena malam itu gua merasa dekat lagi dengan Indonesia.

Tuesday, June 06, 2006

Hidup Toko HK

Listening to: Shiina Ringo - Marounochi Sadistic (Live at Sweet Love Shower '99).

Ada toko CD Hong Kong baru buka di bekas McDonald's Bourke St.

Gua tadi borong DVD Mika Nakashima - Best (punya semua albumnya, ga usah beli CDnya), Hikki live at Budokan 2004, Samurai Champloo Departure (CD #1), sama Do as Infinity A Side (CD+DVD). Kegoda mau beli special ed.nya Outgrow (BoA), tapi ya harga sama sama DAI, kakak udah beli kasetnya di Bandung (CDnya belum ada waktu itu). Abis $100.

Gua bersyukur banget ada oase di Melbourne yg makin hari makin memuakkan.

Gua gila ngeDL weekend ini...dapet videonya BoA dari Outgrow (Dakishimeru, Everlasting, plus [Brand New Beat], singlesnya Hikki sebelum Ultra Blue keluar tgl 14 (Blue, This is Love yg resminya cuma ada online di Jepang, sama Keep Tryin'), baru selesai download semua recordnya Shiina Ringo (1.28 Gb! Semua recordnya 99-04), soundtracknya Samurai Champloo (pikir2 CDnya gua jadi punya 2...Masta sama Departure), belum lagi liat2 video2 J-pop di YouTube.

Belajar gua tetep jalan kok. Karena Maya, Sabtu-Senin tetep belajar buat essay Globalisasi. Essay ttg Holocaust balik, dapet 65. Gua tadi pagi males ke kampus, siang ke sana dosen udah pulang, essay globalisasi baru bisa diambil Kamis jadinya.
Again gua bukan foya2. Gua cuma bertahan hidup di tengah kampung bule yg gua benci ini.

Saturday, June 03, 2006

Golden Week: Kamis 25 Mei



Ke RMIT Storey Hall, inget waktu 2002 dulu bantuin World Weeknya RMIT Assoc. of Int. Student. Sekarang sih yah buat hari pertama Konferensi Nasional Aktivis Perdamaian Australia.
Gua ngumpul sama Nagami-san dan Nakamura-san. Cuek2 aja ada yg ya ngajak ngobrol mereka buat ngiklanin LSMnya. Gua bingung juga sama LSM sini, ga sibuk cari sponsor kayak di kita.

Lama nunggu suaminya Nagami-san, kirain ga dapet parkir, ternyata minum dulu. Tipikal bapak2 Jepang, kacau.

Gua ga keluar duit, malah dibayar $10 sama Kaz. Anna bagian registrasi, yah ga ikutan kita :(. Sekalian saat itu gua sadar begitu seriusnya dia sama dunia aktivis ini.

Acaranya ya bosen lah. Gua duduk di ujung, Kaz duduk sendiri di depan. Selain Cindy Sheehan ada dokter muda Irak dan Kerry Nettle, pasti udah kenal dong mahasiswa Indonesia...senator Partai Hijau yg paling rewel soal kemerdekaan Papua.

Ini bener bukan konferensi profesional, dan yah pada bawa emosi. Apa sih akhirnya bedanya sama acara evangelis? Bedanya ga ada yg protes kalo gua ga ikutan aplus atau teriak "Hidup!"

Yah abis itu gua nebeng aja mereka foto2...ada lagi Chihaya-san dan anaknya, imut abis. Chihaya keliatan tua banget, yah abis mikirnya negatif terus soal idup. Akhirnya bisa foto sama Anna-chan, sekarang ga ada Noriyuki yg nyebelin. Yos!

Gua SMS Will, terus dia telepon, mau ketemu. Yah pasti kangen Kaz & Anna juga :p. Abis pisahan sama mereka yah gua main dan nginep di rumahnya Will.

Firman Gani pengecut

Gua tadinya mau nulis "Firman Gani banci", tapi banci kayak Aming jauh lebih punya harga diri daripada Kapolda DKI pengecut Firman Gani.

Dan Fadholy El Munir harus dikebiri. Ketua Forum Betawi Rempug ini bilang "para peserta pawai budaya adalah perempuan-perempuan bejat berwatak iblis yang merusak moral bangsa Indonesia."

Lu yang setan, bangsat. Lu yang harusnya ditendang dari Indonesia.

Listening to: Shiina Ringo - Koufurukon (ini baru perempuan iblis)


Counters